Kamis, 18 November 2010

Leo Kristi bersama Syairnya

Leo Kristi saat tampil dalam Konser Nusantra Bernyanyi, di Aula Timur ITB ( 13 Nov 2010 )



Salam Dari Desa

Kalau ke kota esok pagi smpaikan salam rinduku
Katakan padanya pdi padi telah kembang
Ani ani seluas padang rda gilang berputar putar
Siang malam tpi bukan kami punya

Kalau ke kota esok pagi sampaikan salam rinduku
Katakan padanya tebu-tebu telah kembang
Putih-putih seluas padang
Roda lori berputar –putar siang malam
Tapi bukan kami punya

Anak-anak kini telah pandai menyanyikan gema merdeka
Nyanyi nyanyi bersama-sama di tanah-tanah gunung
Anak-anak kini telah pandai menyanyikan gema merdeka
Nyanyi nyanyi bersama-sama tapi bukan kami punya

Tanah pusaka tanah yang kaya
Tumpah darahku disana kuberdiri
Di sana kumengabdi dan mati dalam cinta yang suci

Kalau ke kota esok pagi sampaikan salam rinduku
Katakan padanya nasi tumbuk telah masak
Kan kutunggu sepanjang hari
Kita makan bersama-sama berbincang-bincang
Di gubuk sudut dari desa

( Leo Kristi ) 





























Di atas Bukit Utara Selaksa Bunga Rumput Goyang Bersama

Kukuuu…kukuku kuku kukukukuku..


Di atas bukit utara semalam
Malam larut tenggelam jauh
Di bawah kulihat lentera jalan
Berkedip kedip perlahan


Dengan sinarnya kuning temaram
Kini aku datang saying
Seindah matamu seindah rasa
Kini aku dating saying


Kukuuu…kukuku kuku kukukukuku..


Purnama terang tersaput awan
Birunya rintik perlahan
Selimut aku cinta di sana kuberdua
Hanya kaca menyapu baying


Dengan sinarnya kuning temaram
Kini aku datang saying
Seindah mata seindah rasa
Kini aku dating saying


Selaksa Bunga rumput goyang bersama
Dalam buaian angin semilir
Selaksa Bunga Rumput goyang bersama
Menyambut lembayung fajar hri yang baru
Menyambut lembayung fajar hari yang baru

( Leo Kristi )







































Lewat Kiara Condong

Lewat Kiara Condong kereta laju
Panorama di sana memaksa ku tersenyum
Bocah bocah tak berbaju
Berlari lari disepanjang tepi
Di setiap detak roda yang ke lima
Bergerombol bocah-bocah


Bermain gunduh kudaku lepas
Mengejar laying sampai ke awan
Bermain gunduh kudaku lepas
Mengejar laying sampai ke awan


Ohh..bilakah mereka mainkan buku dan pena di tangan ?


Lewat Kiara Condong kereta laju
Seorang gadis telanjang dada
Basah rambutnya berkeramas
Sempat kulihat tisik kainnya
Dibalik dinding bambu reot dan tak beratap


Ketika lewat Kiara Condong
Matahari tidur…
Ketika lewat Kiara Condong
Di sejuk …


( Leo Kristi )




Tidak ada komentar:

Posting Komentar