Waktu dulu saya sekolah atau lebih tepatnya masantren di Tasikmalaya, saat kelas dua tsanawiyah ada ekstrakulikurer baru yaitu Pramuka. setahun sebelumnya kita hanya memakai seragam Pramuka saja tanpa ada kegiatan Pramuka itu sendiri, mungkin ada alasan lain dari pihak Pesantren.
Suatu waktu tiba-tiba ada lomba tingkat Kecamatan dan seluruh Tsanawiah wajib ikut serta dalam lomba tersebut, karena dikita ga ada kegiatan maka pihak pesantren membuat tim khusus untuk mewakili lomba tersebut. layaknya sebuah misi besar kami pun diseleksi untuk dilatih oleh ahlinya, waktu tersisa hanya dua minggu.
Tiap hari kita berlatih, semua materi dan keterampilan dasar kami pelajari, untungnya sebagian anggota pernah belajar Pramuka waktu di SD tapi walau demikian banyak yang lupa lagi. sang Pelatih yang rumahnya deket asrama kami mengajarkan latihan baris berbaris, tali-temali, morse, semapur pokoknya semuanya. semua anggota sangat serius berlatih, tempat yang digunakan di sawah kering di sungai di lapangan, biasanya sehari empat jam sehabis sekolah langsung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar